Tepis Julukan “Pria Panggilan”, Ustadz Yusuf Mansyur Dakwah Keliling

October 8, 2007

JAKARTA – Tak mau disebut sebagai “pria panggilan”, Ustadz Yusuf Mansyur memilih berkeliling dan menghampiri masyarakat untuk menyampaikan dakwahnya.    

 

Ini dilakukan Ustadz Yusuf guna menanggapi kabar miring yang mengatakan kalau dirinya hanya mau berdakwah jika mendapat bayaran.

 

“Kalau ada yang bilang saya minta bayaran silakan lapor ke saya, karena itu bisa meresahkan dan saya takut masyarakat tidak percaya lagi,” jelas Yusuf yang ditemui di acara “Launching Moslem Mobile Book dan Road Show Kun Fa Yakuun” di Mesjid At Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (7/10/2007).

 

“Saya berbicara itu untuk diterima oleh masyarakat. Jadi lebih baik saya yang keliling bukan dipanggil. Memangnya kita ustadz panggilan atau laki-laki panggilan,” imbuhnya diiringi tawa. Yusuf menambahkan, seharusnya seorang ustadz itu harus “being the teacher”.

 

Sementara itu, menanggapi dirinya mendapat sebutan “Ustadz Digital”, Yusuf mengatakan tidak keberatan. Dia hanya berusaha untuk membuat sesuatu yang baru.

 

“Sebagai contoh saya telah membuat tulisan Alquran di hanphone. Kalau ditanya saya siap atau tidak jadi ‘Ustadz Digital’, ya saya siap. Lagipula itu merupakan pembelajaran buat saya untuk menambah pengetahuan saya sendiri,” pungkasnya

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://yudis.blogsome.com/2007/10/08/p17/trackback/

  1. mhhhh….
    skarang lagi ngetren ustadz - ustadz muda….
    skarang kebalik….
    dah tua ga boleh ngomong….
    tanya kenapa…..??????hhehehehehe

    Comment by Rudiono — October 25, 2007 @ 1:41 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Get your own Poll!