Indonesia Raih Medali Emas Olimpiade Astronomi
October 8, 2007 
JAKARTA - Bertambah lagi prestasi Indonesia dalam ajang internasional. Kali ini event International Astronomy Olympiad (IOA) ke-12 yang diadakan selama seminggu menghasilkan emas untuk Indonesia.
Tim Indonesia diwakili oleh 5 orang perwakilan yang terbagi dari dua kelompok junior dan senior. Setiap anggota tim menghadapi 3 macam ujian yaitu ujian teori yang akan menguji tingkat pengetahuan astronomi dan kemampuan memecahkan problema astronomi, ujian observasi yang akan menguji pengetahuan tentang benda langit dan ketrampilan mengoperasikan teropong bintang, serta ujian praktek yang akan menguji kemampuan mengolah data hingga mendapatkan suatu informasi fisis dari sana.
Dilansir melalui milis Technomedia, Minggu (7/10/2007), tim yang dipimpin Dr. Suryadi Siregar dan Dr. Moedji Raharto, dosen ITB, mendapatkan medali emas dari peserta kelompok yunior, Zefrizal Nanda Mardani. Sedangkan Veena Salim dan Anas Maulidi Utama mendapatkan perunggu. Selain itu Tim lain untuk kategori senior diperkuat oleh Hizbullah Abdul Aziz Jabbar dan Teguh Santoso Lembono.
Sebelumnya, seperti dipaparkan sebuah situs astronomi Indonesia, kelima peserta ini telah digembleng selama 10 minggu oleh Tim Pembina Olimpiade Astronomi Indonesia. Tempat pelatihan adalah PPPG IPA, Kampus ITB, Observatorium Bosscha (yang semuanya terletak di Bandung) dan Planetarium di Jakarta.
Fokus pelatihan di PPPG IPA dan ITB adalah pada peletakan dasar-dasar pengetahuan astronomi dan kemampuan analisis teori astronomi. Pelatihan di Observatorium Bosscha untuk mengasah kemampuan praktek pengamatan dengan teropong dan pengolahan data. Pelatihan di Planetarium dimaksudkan untuk melatih para peserta mengenali benda-benda langit utara yang akan mereka hadapi dalam test observasi.








wah indonesia dah makin bagus aj niy pendidikannya….
selamat y buat indonesia…
maju terus pendidikan indonesia….
Comment by Dimas — October 26, 2007 @ 9:11 am